BERITA TERBARU

Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan

Sedekah Bumi atau Mangan di Desa cancung

Post By Desa Cancung on Sabtu, 31 Mei 2014 | 12.08

Sedekah Bumi atau istilah Orang jawa Manganan yang di selenggarakan di Rumah Bapak kepala  Desa Cancung kec. Bubulan Kab. Bojonegoro pada hari jum'at tanggal 23 Mei 2014 tadi malam ini merupakan adat jawa dari nenek moyang jaman dahulu hingga sekarang.
Dengan di selenggarakannya acara Seni Langen Tayub Setyo Wargo Budoyo pimpinan Bapak Parmin dan Waranggono (penari) Nyi yasmi dari Desa Cancung dan Nyi Yuliasri dari Desa Jono.
Uniknya dari peserta penari (Penayub) bukan hanya dari Kaum Pria saja, wanita dari kalangan penari (Penayub) juga tak mau kalah ikut menari.
Sebelum Acara langen Tayub di selenggarakan acara dimeriahkan oleh Adik-adik tingkat SD dan TK se-Desa Cancung dengan menampilkan Tari-tarian.

R. Bagus Lancing Kusumo Penyebar Islam di Kec.Bubulan

Banyak yang belum tahu sejarah penyebaran Islam di wilayah Kecamatan Bubulan dan wilayah Bojonegoro bagian selatan. Dari cerita lisan, Raden Bagus Lancing Kusumo adalah salah satu penyebar Islam di Bubulan.

Ketika itu di Kabupaten Bojonegoro mayoritas masih beragama Hindu. "Dahulu Raden Bagus Lancing Kusumo berasal dari Pajang Jawa Tengah, dikejar-kejar Belanda kerena beragama Islam," kata Watimo, juru kunci makam di Kecamatan Bubulan.

Penanggung jawab makam sekitar 10 tahun ini, menggantikan leluhurnya terdahulu secara turun temurun itu juga mengaku kalau lupa ia juru kunci yang keberapa.

Setelah dikejar-kejar Belanda, Raden Bagus Lancing melarikan diri ke Desa Clebung Kecamatan Bubulan, tepatnya di Dukuh Nggeneng hingga ia meninggal dan dimakamkan. "Beliau pembawa ajaran Islam pertama di Clebung,"

Untuk mengenang jasa dan menjaga tradisi, setiap malam Jumat tidak hanya masyarakat sekitar, tetapi dari daerah lain ikut berdoa di makam. Namun jumlah peziarah semakin banyak pada Jumat Pahing dalam penanggalan Jawa.

"Banyak masyarakat berdatangan termasuk dari Surabaya, Tuban, Kalimantan dan Sumatera. Rehap bangunan makam juga mendapat bantuan dari pengunjung asal Kalimantan,"
 
Home | Ekonomi | Kesehatn | Pendidikan
Copyright © 2014. Desa Cancung - All Rights Reserved
Email : desacancung@gmail.com
Development Teguh